DPRD Sikka Dilantik
Spirit NTT Nomor 175 Tahun IV, Edisi 7-13 September 2009
John Oriwis

DUA puluh sembilan anggota DPRD Sikka masa bhakti 2009 – 2014, Senin (24/8/2009), diambil sumpah dan dilantik di Aula Kulababong Kantor DPRD Sikka Jalan El Tari Maumere.
Rabu, 9 September 2009 | 16:51 WIB

MAUMERE, SPIRIT--Dua puluh sembilan anggota DPRD Sikka masa bhakti 2009 – 2014, Senin (24/8/2009), diambil sumpah dan dilantik di Aula Kulababong Kantor DPRD Sikka Jalan El Tari Maumere. DPRD Sikka yang harus dilantik berjumlah 30 orang, namun satu calon anggota DPRD terpilih, Marsel Isak (Partai Demokrat) belum bisa dilantik karena alasan tertentu.

scaner: foto/spirit ntt/sikka: 0709--pelantikan anggota Dewan-
---------------------------------------------------------------------------------------
SPIRIT NTT/HUMAS SIKKA/JOHN ORIWIS
KETUA Pengadilan Negeri Maumere melantik dan mengambil sumpah 29 orang anggota DPRD Sikka masa bakti 2009-2014 di Aula Kulababong Gedung DPRD Sikka, Senin (24/8/2009).

Dua puluh sembilan Anggota DPRD Sikka yang dilantik itu adalah Rafael Raga, Gorgonius Nong Bapa, Yeni Kebupung, Petrus Ware, dan Landoaldus Mekeng (Partai Golkar), Darius Efensius, Alexander Longginus, Yohanes Wely Pega, dan Patrisius Paskalis (PDI Perjuangan), Paolus Nong Susar, Hubert Moni, dan Fransiskus Stefanus (Gerindra), Petrus Jelalu dan Felix Wodon (Demokrat), Ambros Dan dan Simon Subandi Supriyadi (PDP), Galdimus Edisius Dore dan Sunardin (PKP), Siflan Angi (Merdeka), Ni Made G. Tirta (PKPB), Alfridus M Aeng (Partai Persatuan Daerah), dan Fransiskus R Sinde (PAN), Marsel Sawa (Partai Hanura), Robert R Pelang (Partai Peduli Rakyat Nasional), Agus Pora (Partai Kasih Demokrasi Indonesia (PKDI), Markus Melo (PPIB), Suaib (PKS), Yohanes A Sem (PKB), dan Boy (PBB).

Usai dilantik langsung ditetapkan dua anggota sebagai Pimpinan DPRD Sikka Sementara. Penetapan Pimpinan DPRD Sikka disampaikan Sekretaris DPRD Sikka, Konstantinus Tupen. Dalam SK tersebut ditetapkan Rafael Raga, S.Pi (Partai Golkar) sebagai ketua dan Drs. Alexander Longginus sebagai Wakil Ketua (PDI Perjuangan), keduanya diangkat sebagai Pimpinan DPRD Sikka Sementara.

Penetapan pimpinan sementara diambil berdasarkan jumlah kursi yang diperoleh partai politik. Partai Golkar dalam pemilu legislatif lalu meraih 5 kursi Dewan, sedangkan PDIP meraih 4 kursi.

Rafael Raga selaku Ketua DPRD Sikka sementera dalam sambutannya meminta anggota Dewan yang dilantik agar benar- benar memperjuangkan aspirasi rakyat dan mewujudkan demokrasi, demi kepentingan warga Sikka.

Rafael Raga berjanji akan berjuang terbentuknya Kotamadya Maumere, mendukung pembangunan Bandara Waioti menjadi Bandara Internasional dan meningkatkan pembangunan Pelabuhan Sadang Bui.

Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya, dalam sambutan tertulis yang dibacakan Bupati Sikka, Drs. Sosimus Mitang, antara lain meminta wakil rakyat yang dilantik untuk membangun mitra kerja yang baik dengan pemerintah demi mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan warga Sikka.

Ketua DPRD AM Keupung dalam pidatonya ketika membuka Rapat Istimewa Pelantikan Anggota DPRD Sikka periode 2009 – 2014, menjelaskan bahwa keberhasilan pemerintah dan DPRD selama periode 2004-2009 di antaranya hadirnya Universitas Nusa Nipa (Unipa), pembentukan/pemekaran 9 kecamatan baru, dan beberapa terobosan di bidang ekonomi dan pembangunan lainnya.
"Hal ini tidak lepas dari peran pemerintah yang saat itu dipimpin Bupati Drs. Alexander Longginus dan Wakil Bupati Sikka Drs. Yoseph Ansar Rera," tandas Keupung.

Kegiatan pelantikan di bawah pengawasan ketat aparat polisi. Puluhan aparat baik dari satuan Polres Sikka maupun Brimob bersiaga di sekitar Kantor DPRD Sikka.
Untuk kepentingan keamanan dan ketertiban sehingga acara dapat berjalan dengan baik, maka setiap tamu yang datang diperiksa secara ketat di pintu gerbang masuk sebelah timur. Para tamu juga kembali diperiksa sebelum masuk ruang sidang pelantikan. (john oriwis)

 

(Spirit NTT)

Share on Facebook  
1 dari 1 Halaman Komentar | First Prev Next Last

Selamat dan sukses kepada seluruh anggota DPRD II Sikka......namum bukan berarti saudara sudah sampai di puncak kenikmatan,.....saudara semua harus sadar bahwa inilah saatnya masyarakat Maumere mempercayakan dan memberikan harapan masa depan di pundak saudara saudara semua.Saudara semua DPRD DATI II Sikka tidak lagi memikirkan kepentingan golongan ataupun partai pendukungmu tetapi harus mulai memikirkan kepentingan rakyat dan atau kepentingan umum di atas segala galanya bravo (VOX POPULI VOX DEI)

Posted by: Eliaz Warre Geward | Senin, 25 Januari 2010 | 07:38 WIB

komentar
Name
Email
Alamat
Komentar
Security Code

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort
Copyright © 2009 PERSDA NETWORK – All rights reserved  |  About Us  |  Privacy policy  |  Terms of use  |  Contact Us  |