|
|
|
Humaniora
Jurusan Studi Pembangunan FE Unwira Jalin Temu Alumni
POS KUPANG/Apolonia Dhiu POS KUPANG/APOLONIA MATILDE DHIU Para alumni Jurusan Studi Pembangunan, Fakultas Ekonomi, Unwira, saat foto bersama di kampus Unwira, Sabtu (6/2/2010). Senin, 8 Februari 2010 | 13:14 WITA
KUPANG, POS KUPANG.Com--Jurusan Studi Pembangunan, Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang menjalin temu alumni di Kampus Unwira, Sabtu (6/2/2010).
Kegiatan ini bertujuan menjalin hubungan antar alumni agar terjadi sharing pengalaman di antara alumni sebagai salah satu masukan demi pengembangan Jurusan Pembangunan Unwira. Selain itu, sebagai ajang promosi bagi Jurusan Pembangunan untuk menarik calon mahasiswa yang berminat melanjutkan studi di Jurusan Studi Pembangunan Unwira. Salah satu lulusan jurusan ini, Tuti Lawalu, SE, kepada Pos Kupang disela-sela kegiatan, mengatakan, pertemuan ini direncanakan membentuk ikatan alumni Jurusan Studi Pembangunan Unwira. Selain kegiatan akademis, seperti seminar, sarasehan, diskusi-diskusi, dalam waktu dekat ini juga akan diadakan pasar murah sebagai salah satu bentuk kontribusi bagi masyarakat yang berpendapatan rendah yang tidak bisa menjangkau harga pasaran. Ia mengatakan, dalam temu alumni ini berhasil menjaring 50-an orang alumni. Jurusan studi pembanguna Ekonomi Unwira Kupang, sesungguhnya telah menghasilkan sejumlah alumni yang sudah tersebar di pelbagai pelosok Flobamora ini. Sejak berdirinya pada 1983 hingga Oktober 2009, alumni Jurusan Study Pembangunan Unwira berjumlah 812 orang (laki-laki 434 orang dan perempuan 378 orang). Di antara ratusan orang alumni itu, antara lain, Anselmus Tallo, yang sekarang menduduki kursi DPRD Propinsi. Selain Ansel Talo, katanya, Jurusan Studi Pembangunan Ekonomi Unwira juga memiliki Dr. Thomas Ola Langoday, sebagai seorang tokoh akademis kebanggaan Unwira, yang juga angakatan pertama, Vinsensius Repu, SE, MS.Agr., M.E. Perseveranda, SE., MS.i, Simon Sihaniha, SE., MS.i, Niken Tje Dima, SE, Emiliana Martuti Lawalu, SE, yang saat ini menjadi tenaga dosen di jurusan ini. Ansel Talo dalam sharing pengalaman alumni mengatakan, Jurusan pembangunan sebenarnya memiliki daya saing di dunia kerja. Dengan studi pembangunan orang bisa dibentuk untuk berjiwa entrepreneurship yang tidak semata-mata berorientasi PNS (pegawai negeri sipil). Karena itu sebagai alumni seharusnya berusaha bersama-sama supaya jurusan studi pembangunan ini tetap eksis. (nia) KOMENTAR Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau bermaksud SARA. |
|
